Dari Pengalaman Pribadi

Jenis-Jenis jerawat dan Cara Mengatasinya

Jenis-Jenis Jerawat dan Cara Mengatasinya


Jerawat kok dirawat ?
Kata-kata yang pernah populer dari sebuah iklan dari TV (lupa merek ikalnya)  membuat aku sempat bingung,  apa benar jerawat dirawat ?  Mungkin maksudnya jerawat perlu mendapatkan perawatan yang benar. Setiap jerawat mempunyai latar belakang.  Wajah si A dan si B berjerawatan,  tapi bisa saja si A jerawat akibat hormon dan si B akibat salah kosmetik sehingga memerlukan perawatan yang berbeda pula. Di blog ini bukan hanya diuraikan jenis jerawat tapi juga tips mengatasi jerawat tersebut,  yuk langsung Kita bahas berikut,  

1 Whitehead

Whitehead adalah sejenis jerawat yang terbentuk dari sel kulit mati, minyak, dan bakteri yang menyumbat pori-pori wajah.

Whitehead berada di bawah permukaan kulit pori-pori yang tertutup.Whitehead dapat terjadi pada usia kapan saja. Namun, whitehead paling sering terjadi saat perubahan hormon saat pubertas, menstruasi, kehamilan, dan menopause.

Cara mencegah jerawat whitehead

1.Pilihlah produk dengan label noncomedogenic, karena  produk ini tidak akan menyumbat pori-pori.

2. Mandi dan keramaslah secara rutin, namun jangan berlebihan. Menghabiskan minyak pada kulit malah dapat meningkatkan produksi minyak Berlebih.

3. Gunakan pembersih yang lembut untuk mencuci muka 2 kali sehari. Jika rambut Anda berminyak, keramaslah setiap hari.

Cara mengobati jerawat whitehead

Jerawat jenis ini terjadi ketika lapisan tipis kulit menutupi

Jerawat jenis ini dapat disebabkan oleh berbagai jenis faktor. Namun, yang paling umum disebabkan oleh minyak, sel kulit mati, dan perubahan hormonal.
Cara terbaik untuk mengatasi whitehead adalah menjaga area di sekitarnya bebas dari bakteri dan sel kulit mati.

Rata-rata whitehead secara alami hilang dalam waktu sekitar satu minggu.

merekomendasikan kita untuk mencuci wajah di pagi dan malam hari dengan pembersih wajah yang mengandung salisilat dan asam glikolat

2. Blackhead

Blackhead merupakan jenis jerawat yang berbentuk komedo, yang terbuka yang sebenarnya adalah folikel rambut yang lebih besar dari folikel lain, kemudian tersumbat oleh minyak, sel kulit mati dan kadang sisa kosmetik atau debu kotoran yang disebabkan oleh lingkungan sekitar.
Baca juga
Sama seperti whitehead, komedo disebabkan oleh pori-pori tersumbat dan produksi minyak berlebih karena perubahan hormon.

Cara mengatasinya

1. Cucilah wajah dua kali sehari menggunakan sabun yang mengandung benzoyl peroxide atau salicylic acid

2. Melakukan eksfoliasi untuk mengangkat sel-sel kulit mati

3. Gunakan produk kosmetik yang bersifat noncomedogenic

4. Menggunakan krim yang mengandung tretinoin atau Retin-A

3. Jerawat hormonal

Salah satu faktor yang mempengaruhi munculnya jerawat adalah hormon. Hormon yang berperan dalam timbulnya jerawat adalah hormon androgen. Oleh sebab itu, jerawat hormonal sering diderita oleh mereka yang masih remaja dan sedang menstruasi. Berikut adalah cara mengatasi jerawat

Cara mengatasinya

1. Hindari makanan olahan

2. Tetap memperhatikan kebersihan, baik wajah ataupun rambut.

3. Minum teh hijau

4. Konsumsi Probiotik
Beberapa orang yang mengalami masalah jerawat umumnya memiliki masalah asam lambung, yang dapat menempatkan mereka pada risiko ketidakseimbangan bakteri. Probiotik dapat membantu mengatur bakteri dan mengurangi kadar sebum untuk mengobati jerawat. Probiotik dalam ditemukan dalam yogurt sehat yang dapat Anda temukan di berbagai swalayan.

5.  Apabila jerawat tak kunjung sembuh makan alangkah baiknya segera kunjungi dokter

4. Pustula

Pustula adalah jenis jerawat yang berukuran lebih besar disertai nanah pada puncaknya. Jerawat ini mirip dengan whitehead (jerawat nonperadangan akibat tertutupnya pori oleh minyak dan sel kulit mati) yang juga berwarna putih di bagian atas.

Cara mengatasinya

1. Gunaan Benzoil Peroksid
Penggunaan  Benzoil peroksida bekerja sebagai antiseptik yang menurunkan bakteri di permukaan kulit dan bersifat antiradang.

2. Oral atau Topikal Antibiotik
Obat antibiotik dapat diberikan pula untuk mengakhiri masalah jerawat peradangan. Obat antibiotik oral (minum) seperti doxycycline cukup sering digunakan untuk mengatasi timbulnya jerawat.
Obat antibiotik dapat diberikan pula untuk mengakhiri masalah jerawat peradangan. Obat antibiotik oral (minum) seperti doxycycline cukup sering digunakan untuk mengatasi timbulnya jerawat.

3. Topikal Retinoid Topikal retinoid seperti tretinoin dan adapalen umum digunakan untuk mengatasi jerawat. Sama dengan obat lainnya, kamu tidak bisa menggunakannya dalam jumlah banyak.


5. Papula

Papula biasanya muncul dalam bentuk benjolan kecil berwarna merah pada kulit. Benjolan ini biasanya berkelompok dan bisa sangat menyakitkan.

Beberapa orang yang mengalami masalah jerawat umumnya memiliki masalah asam lambung, yang dapat menempatkan mereka pada risiko ketidakseimbangan bakteri.

Papula dan pustula merupakan jenis jerawat peradangan yang hampir sama. Meski begitu, keduanya memiliki ciri-ciri yang khas dan dapat dibedakan. Kenali jerawatmu sebelum menentukan pengobatan.

Untuk cara mengatasinya juga tidajk jauh berbeda
Yaitu

Cara mengatasinya

1. Gunaan Benzoil Peroksid
Penggunaan  Benzoil peroksida bekerja sebagai antiseptik yang menurunkan bakteri di permukaan kulit dan bersifat antiradang.

2. Oral atau Topikal Antibiotik
Obat antibiotik dapat diberikan pula untuk mengakhiri masalah jerawat peradangan. Obat antibiotik oral (minum) seperti doxycycline cukup sering digunakan untuk mengatasi timbulnya jerawat.
Obat antibiotik dapat diberikan pula untuk mengakhiri masalah jerawat peradangan. Obat antibiotik oral (minum) seperti doxycycline cukup sering digunakan untuk mengatasi timbulnya jerawat.

3. Topikal Retinoid Topikal retinoid seperti tretinoin dan adapalen umum digunakan untuk mengatasi jerawat. Sama dengan obat lainnya, kamu tidak bisa menggunakannya dalam jumlah banyak.

6. Jerawat kistik

Jerawat kistik merupakan infeksi dan peradangan yang terjadi di selaput kulit. Jerawat kistik ini terjadi karena adanya ketidakseimbangan hormon pada tubuh. Jerawat kistik muncul di bagian rahang, pipi, dan dagu.
Jerawat jenis ini biasanya terjadi jauh di bawah permukaan kulit dan sangat menyakitkan.

Jerawat jenis ini terjadi ketika pori-pori tersumbat oleh minyak dan sel-sel kulit mati, tetapi infeksi itu masuk lebih dalam ke kulit, menghasilkan benjolan merah yang lebih besar dan terisi oleh cairan

Cara mengatasinya

1. Mengompres bagian yang berjerawat dengan es batu

2.  Selalu gunakan mounturizer

3. Memilih sabun yang tepat sesuai jenis kulit

4. Benzoyl Peroxide
Benzoyl Peroxide merupakan zat yang dapat mengempeskan dan menghilangkan jerawat kistik pada wajah sehingga membantu kamu dalam proses pembersihan jerawat.

7. Nodul

Jerawat ini memiliki warna yang mungkin sama dengan kulit atau berubah menjadi merah saat mengalami peradangan.
Seperti jerawat kistik, nodul adalah bentuk lain dari jerawat yang membutuhkan bantuan dokter kulit.

Jerawat nodular bisa bertahan selama berminggu-minggu atau bahkan berbulan-bulan jika tak ada perawatan yang tepat,

1. Membersihkan muka minimal 2 kali sehari terutama setelah bepergian dari luar atau setelah menggunakan rias waj

2. Jangan menggunakan pembersih yang sifatnya foam atau yang terlalu berbusa

3. Hindari menyentuh muka terlalu sering saat tangan Anda kotor karena memudahkan untuk terjadinya jerawat

4. Menggunakan bedak tabur untuk mencegah kulit berminyak

5. Gunakan tabir surya saat Anda bepergian keluar

Apapun jenis jerawat yang sedang kamu alami pasti sangat mengganggu. Jadi perlu untuk mengetahui tindakan yang tepat untuk menghindari jerawat semakin parah.  Semoga artikel ini bermanfaat

Baca juga 
1. Menghilangkan jerawat meradang sampai sembuh 

2. Salep Apotik dan bahan alami untuk Jerawat


Share:

No comments:

Post a Comment

Mengenai Perawatan Wajah, Kecantikan dan Kesehatan