Dari Pengalaman Pribadi

  • This is default featured slide 1 title

    Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

  • This is default featured slide 2 title

    Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

  • This is default featured slide 3 title

    Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

  • This is default featured slide 4 title

    Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

  • This is default featured slide 5 title

    Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

Proses Terbentuknya Jerawat pada Kulit Wajah yang Kering



Proses terbentuknya jerawat yaitu berkaitan dengan banyaknya kelenjar minyak pada kulit, sebagai penyebab terjadinya jerawat. Jerawat terjadi dikarenakan pori-pori kulit yang tersumbat oleh minyak dan kulit mati.

Kemudian bagaimana proses terjadinya jerawat? Tahap awalnya dimuali oleh terjadi sumbatan pada folikel rambut atau pori-pori, sehingga terjadi penumpukan minyak dalam kulit, ketika itu terjadi, koloni bakteri jerawat akan tumbuh dan berkembang, sehingga menyebabkan terbentuknya komedo putih dan komedo hitam.

Keseluruhan proses tersebut akan menyebabkan peradangan, sehingga menimbulkan jerawat yang lebih parah sepertii jerawat batu dan kistik, apabila tidak memperhatikan kebersihaan pada wajah.  Jadi untuk menghindari jerawat baiklah  memperhatikan kebsrshan wajah dengan mencuci wajah 2X sehari agar terhindar dari minyak berlebih yang menyebabkan timbulnya jerawat.

Apakah Kulit kering juga bisa berjerawat ? 

Pernah dengar kata-kata bila punya wajah kering pasti jauh dari kata berjerawat?

Ungkapan ini salah. Apa itu jenis kulit yang kering ? Jenis kulit kering adalah jenis kulit yang  ditandai dengan pori-pori wajah yang kecil, produksi minyak/sebum yang lebih sedikit, kulit tampak kusam, mengelupas, dan mudah timbul kerutan. Namun perlu dibedakan antara kulit kering (kurang kandungan minyak/sebum) dengan kulit yang dehidrasi (kurang kandungan air).

Kulit kering tetap dapat mengalami masalah jerawat.Karena walaupun kulit nampak kering, namun kandungan minyak/sebum pada kulit tetap ada dan dapat memicu timbulnya jerawat
Kenyataannya, apapun jenis kulit Anda, kulit wajah biasanya akan tetap menghasilkan minyak. Hanya saja minyak yang dihasilkan tidak bisa menempel lama-lama pada kulit, karena pada dasarnya kulit kering itu sendiri artinya kondisi kulit yang rusak, karena kulit Anda bergantung pada lapisan minyak (lipid) jadi untuk mencegah berbagai kuman penyebab iritasi dan mempertahankan regenerasi sel yang konsisten. Jenis kulit kering sudah kehilangan kemampuannya optimalnya untuk melakukan tugas ini.

Akibatnya, kulit kering justru mungkin menghasilkan lebih banyak minyak sebagai upaya untuk melembapkan diri sendiri, menyebabkan sel kulit mati menumpuk lebih banyak di permukaan kulit sehingga kulit mudah teriritasi dan meradang. Pada akhirnya, peradangan dan tumpukan kulit mati ini meningkatkan potensi pori-pori tersumbat danI timbul jerawat.

Baca juga : kenali jenis kulitmu dan perawatannya 

Share:

Penyebab Timbulnya Jerawat dan Cara Mengatasinya.



Jerawat adalah suatu keadaan di mana pori-pori kulit tersumbat oleh kelenjar minyak atau kotoran dari sel kulit mati, sehingga menimbulkan kantung nanah yang meradang. 

Jerawat adalah penyakit kulit yang cukup besar jumlah penderitanya. Wajah dengan tingkat produksi minyak yang tidak normal  cenderung mudah mengalami masalah berjerawat terutama pada area kulit dengan jumlah kelenjar minyak yang relatif tinggi, termasuk wajah, bagian atas dada, dan punggung.

Kligmann, seorang peneliti masalah jerawat ternama di dunia berpendapat, "Tak ada satu orang pun di dunia yang melewati masa hidupnya tanpa jerawat di kulitnya." Kemungkinan penyebabnya adalah perubahan hormonal yang merangsang kelenjar minyak di kulit. Jadi walaupun tidak jerawatan pada masa pubertas jerawat juga bisa timbul pada anak diusia sebelum puber dan setelah dewasa.

Untuk mengetahui lebih lanjut penyebab munculnya jerawat dibawah ini telah diuraikan,

1.Perubahan Hormon

Timbulnya jerawat di wajah umumnya terjadi akibat lonjakan hormon estrogen pada perempuan. Senyawa tersebut biasanya meningkat pada saat menjelang menstruasi, kehamilan atau ketika seseorang memasuki masa pubertas. Ketika hormon estrogen meningkat, maka kelenjar minyak dan pori-pori pada kulit semakin terbuka lebar yang membuat Anda rentan terkena jerawat serta bakteri.

Cara Mengatasinya

1. Menggunakan Tea tree oil

Tea tree oil alias minyak pohon teh, dikenal mampu mengurangi peradangan yang dapat menyebabkan jerawat.  penelitian menunjukkan bahwa sebanyak lima persen tea tree oil yang dioleskan langsung dapat membantu menghilangkan gejala jerawat ringan hingga sedang.

2. Konsumsi Teh hijau

Teh hijau dikenal sebagai antioksidan yang mampu mengurangi peradangan di dalam tubuh. Sebagai salah satu usaha untuk mengatasi jerawat karena hormon, Anda bisa minum teh hijau setiap harinya.

3. Menggunakan produk yang mengandung Alpha Hydroxy Acid (AHA)

Alpha Hydroxy Acid adalah kelompok asam alami yang berasal dari tanaman. AHA dapat membantu mengangkat sel-sel kulit mati yang berlebih dan menyumbat pori. Pori yang tersumbat merupakan salah satu faktor penyebab jerawat yang sudah tidak asing lagi.Anda bisa menemukan AHA dalam produk perawatan kulit yang banyak dijual di pasaran.

2. Faktor Genetik

Sifat genetik yang diwariskan diakui bisa menjadi penyebab munculnya jerawat. Orang-orang yang memiliki masalah jerawat pada umumnya diturunkan dari orang tuanya yang juga mempunyai masalah yang sama. Dimana gen yang diturunkan adalah gen-gen yang berhubungan dengan aktivitas kelenjar minyak yang berlebih

Cara Mengatasinya

1.Rajin mencuci muka minimal 2x sehari dengan sabun yang tidak banyak menghasilkan busa
2. Diet rendah lemak dan karbohidrati
3. Hidup sehat, olahraga 3x/minggu minimal 30 menit
4. HIndari stress.
5.Gunakan kosmetik secukupnya, hindari kosmetik berbahan dasar minyak, gunakan yang berhahan dasar air.
6.Hindari hal yang dapat memacu kelenjar minyak: alkohol, makanan pedas, rokok.
7.Hindari polusi udara. Pakai masker apabila keluar rumah.
8.Hindari pemencetan jerawat karena dapat menyebabkan peradangan yang lebih parah.

3.Pengunaan Kosmetik yang tidak tepat

Penyumbatan pori-pori kulit dan saluran folikel rambut juga dapat disebabkan oleh pengguanaan kosmetik. Penyumbatan terjadi akibat kosmetik yang banyak mengandung minyak atau pun bedak yang dicampur dengan foundation yang berstektur creamy atau two way cake. Selain itu, kosmetik yang mengandung kadar alkohol tinggi atau ketidak cocokan kosmetik juga dapat menyebabkan timbulnya jerawat. Jika anda selesai memakai kosmetik sebaiknya wajah dicuci bersih sehingga tidak tertinggal sisa-sisa kosmetik pada wajah.

Selain itu perhatikan jenis kulit Anda dengan baik dan pilih produk yang sesuai dengan kondisi tersebut. Penggunaan produk perawatan yang tidak sesuai dengan jenis kulit pastinya akan makin memperparah jerawat yang ada

Cara mengatasinya

1. Menggunakan Benzolac

Benzolac adalah obat berbsntuk krim yang mampu mengatasi jerawat ringan, sedang sampai parah sekalipun. Kemampuannya untuk membasmi bakteri dan mengurangi produksi minyak pada kulit berjerawat. Penggunaanya hanya pada tempat yang berjerawat saja. Benzolac akan memberikan efek kering dan mempermudah pengelupasan sel kulit yang berjerawat. Jerawat mudah hilang, namun efek kering pada kulit ini harus diatasi dengan bantuan penggunaan pelembab wajah.

Baca juga :  merawat wajah dengan benzolac sampai sembuh

2. Menggunakan Retinoid untuk Jerawat

Retinoid merupakan turunan dari vitamin A yang juga telah menjadi  langkah menghilangkan jerawat yang terjadi akibat produk kosmetik. Bahan yang satu ini juga dapat mengatasi komedo

Cara kerja retinoid adalah dengan menjaga tumbuhnya sel-sel kilit, ketika kulit yang menjadi bakal jerawat muncul, retinoid membatasi ini. Artinya penyembuhan jerawat akan memerlukan waktu yang sedikit.Sayangnya penggunaan retinoid ini tidak bisa didapatkan dengan sembarangan karena memwrlukan resep dokter.

3. Menggunakan Asam Salisilat Mengatasi Jerawat

sangat efektif dalam mengatasi lesi jerawat yang merupakan lesi jerawat  karena bersifat non inflamasi. Dengan menggunakan asam salisilat kondisi yang abnormal yang terjadi pada sel kulit serta pori–pori Kamu bisa teratasi. Caranya menghilangkan jerawat dengan asam salisilat yaitu harus dilakukan secara terus menerus atau berkelanjutan.

4. Menggunakan antibiotik

Antibiotik memiliki kemampuan mematikan bakteri pada kulit yang akan memicu tumbuhnya jerawat. Tetapi itu juga memiliki efek samping, kulit akan memerah, terasa panas, den akan terasa panas.Bahan yang terdapat didalamnya mampu mengatasi jerawat yang satu ini dapat membantu pengurangan jumlah bakteri yang terdapat pada permukaan kulit sehingga nantinya dapat mencegah serta juga dapat mengatasi masalah jerawat bahkan sampai parah sekalipun.

4. Peningkatan Stres

Ketika seseorang mengalami tekanan atau stres, maka hormon di dalam tubuh akan ikut berubah. Perasaan yang tidak stabil mampu meningkatkan hormon adrenalin yang merangsang kenaikan hormon stres yakni kortisol. Kedua senyawa tersebut dapat membuat kelenjar minyak pada wajah meningkat hingga menyebabkan jerawat.

Stres adalah faktor yang secara tidak langsung menyebabkan munculnya jerawat. Pada kondisi stres menyebabkan kondisi hormon menjadi tidak stabil yang mempengaruhi produksi dan sekresi minyak dari kelenjar minyak. Selain itu kondisi stres mempengaruhi asupan makan dan kondisi sistem imun yang menurun sehingga infeksi bakteri dengan mudah berkembang biak

Cara mengatasinya

1. Jangan Lewatkan Mencuci Muka

Hal sederhana seperti mencuci muka dengan sabun dua kali sehari dapat membantu untuk mencegah timbulnya jerawat. "Jangan lupa untuk mencuci muka dua kali sehari, lakukan eksfoliasi pengelupasan kulit mati, dan pakai pelembab setiap hari," ujar dokter kulit dr. Sejal Shah asal Amerika seperti dikutip dari Teen Vogue.

Bahkan jika Anda melakukan aktivitas di luar ruangan dan banyak berkeringat, sempatkan diri untuk mencuci muka tiga kali sehari. Pilih pembersih muka yang mengandung bahan pembasmi jerawat seperti benzoyl peroxide atau sulfur.

2.Cari Hal yang Menenangkan

Meski terdengar sulit dilakukan saat Anda tengah stres, namun mencari sesuatu yang dapat menenangkan Anda berguna untuk mencegah timbulnya jerawat. Luangkan waktu untuk melakukan hal yang bisa menenangkan diri sekaligus mengurangi kadar stres, seperti yoga atau meditasi. Lakukan hal ini dengan intensitas waktu yang sering sampai Anda merasa lebih relaks.

3.Ubah Pola Makan

Pola makan yang kurang tepat bisa memicu timbulnya jerawat. Dr. Sejal menyarankan untuk mengubah pola makan dengan mengonsumsi makanan yang rendah kadar glikemik seperti ubi serta kacang-kacangan dan sayur yang kaya antioksidan.

4. Cukup Tidur

Dr. Sobel, dermatologis yang berbasis di New York merekomendasikan untuk tidur 8 jam sehari ketika Anda tengah dilanda stres agar jerawat tidak muncul. Namun jika wajah sudah mulai dipenuhi jerawat, gunakan krim atau skincare yang bisa dipakai di malam hari dan bekerja saat Anda tengah terlelap.

5. Hindari Menyentuh Wajah

Saat tengah stres, secara tidak sadar ada kebiasaan-kebiasaan buruk yang sulit dihiliangkan. Seperti mengusap wajah atau memencet wajah yang ditumbuhi jerawat.

"Jangan menyentuh wajah dan mengusapnya bila tangan dalam keadaan tidak higienis. Bakteri yang ada di tangan dapat dengan cepat berpindah ke kulit. Jangan juga memencet jerawat saat sedang stres karena efeknya akan semakin buruk," terang dr. Sobel.



Share:

Mengenai Perawatan Wajah, Kecantikan dan Kesehatan