Dari Pengalaman Pribadi

  • This is default featured slide 1 title

    Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

  • This is default featured slide 2 title

    Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

  • This is default featured slide 3 title

    Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

  • This is default featured slide 4 title

    Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

  • This is default featured slide 5 title

    Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

Zat yang Berbaya pada Produk Kecantikan, Pemicu Jerawat.

Perlu Ketahui Zat di dalam Kosmetik yang Memperparah Jerawat



Kehadiaran Jerawat di wajah memang sangat menggangu. Wanita maupun pria 90% pada umumnya pernah mengalami jerawat. 

Baik jerawat yang diakibatkan oleh hormon maupun akibat bawaan gen. Tidak hanya di wajah, di leher, kulit badan dan kulit punggungpun bisa menjadi tempat timbulnya jerawat.

  
Jerawat bisa membuat kepercayaan diri seseorang menurun, Akibatnya orang yang pada umumnya dihampiri jerawat berusaha mencari solusi untuk menghilangkan jerawat dengan menggunakan berbagai produk untuk menghilangkan jerawat.

Karena rasa yang mengganggu untuk segera menghilangkan jerawat membuat seseorang mudah percaya pada review dan refrensi dari orang lain untuk sesegera mencoba produk yang disarankan.  

Alhasil tak jarang setelah mencoba produk tersebut banyak keluhan yang mengatakan bahwa hanya memperparah dan memperburuk jerawat. Sebenarnya itu karna ketifaksaamaan jenis kulit dengan suatu produk.
Pada artikel ini saya akan menguraikan beberapa produk di dalam produk kosmetik yang bisa memperparah jerawat. Ok langsung

1. Asam Salisilat


Asam salisilat umumnya merupakan obat golongan keratolitik. Dalam dunia kedokteran pada umunya obat ini digunakan untuk mengatasi berbagai masalah kulit, misalnya kutil,  mata ikan, kulit bersisik dan kapalan. Sifatnya yang mampu mengelupas kulit,  bahan ini banyak digunakan di dalam nerbagai produk kecantikan.  Walaupun takaran pada kosmetik yang sudah teruji aman, tetap saja bahan ini tidak boleh digunakan dalam waktu berkepanjangan, apalagi dalam priode wajah berjerawat karna mampu mengiritasi wajah yang berjerawat. Menurut Kerri Daniels konsultan dan Dermatologis dari New York mengatakan asam salisil yang berlebihan digunakan pada wajah akan menyebabkan wajah menjadi  iritasi, kering,kulit terasa panas, memerah, dan mengelupas dan Gatal-gatal.

2. Butiran Scrub


Butiran scrub pada produk pembersih wajah biasanya digunakan untuk Eksfolisasi yaitu pembersihan pori-pori atau pengagkatan sel-sel kulit mati. Karna butiran scrub pada umumnya mempunyai tekstur yang agak keras, ketika diaplikasikan pada wajah yang berjerawat,  maka dapat menyebabkan iritasi, peradangan jerawat bahkan memicu timbulnya jerawat baru. Akibat perpindahan bakteri pada kulit yang terluka Akibat butiran scrub.  Disarankan untuk tidak menggunakan produk yang bersifat scrub pada saat wajah sedang berjerawat.  

3. Retinoil


Retinoil adalah sejenis Vitamin A yang diklaim dapat memperbanyak produksi kolagen. Banyak sekali produk kecantikan yang menambahkan bahan retinoil pada kosmetik karna teruji mampu menyamarkan kerutan dan garis halus pada wajah, menghilangkan bintik hitam pada wajah dan anti aging.  
Namun di beberapa kasus banyak wanita yang sedang berjerawat saat memakai krim yang mengandung retinoil ini malah menimbulkan efek samping yang sangat agresif seperti kulit kemerahan ataupun iritasi.  

Jadi alangkah baiknya jika kemudian menemukan gejala iritasi kemerahan akibat produk yang mengandung bahan ini,  lebih baik untuk segera memberhentikan penggunaan krim tersebut untuk fokus menghilangkan jerawat diwajah terlebih dahulu. 

4. Alkohol


Fungsi alkohol dalam produk kecantikan biasanya adalah sebagai pelarut, anti bakteri dan membantu proses penyerapan kekulit lebih maksimal. Alkohol mampu menghilangkan minyak pada wajah, namun hal inilah yang dianggap kurang baik, wajah yang kekurangan minyak alami akibat kekeringan akan lebih mudah memproduksi minyak yang lebih banyak akibat reaksi sebum alami wajah yang hilang.  Tentu saja hal ini tidak baik pada kondisi wajah yang sedang berjerawat karna hanya akan membuat jerawat semakin bertambah.  

5. Parfum


Pada umumnya kosmetik yang mengandung parfum sangat beresiko pada kulit yang sedang sensitif dan akan bereaksi biasa saja pada kulit yang tidak sensitif. Saat sedang berjerawat tidak jarang kulit wajah berubah menjadi sensitiv dengan berbagai produk kecantikan.Jika digunakan penggunaan produk yang menggunakan parfum bisa berupa alergi,  kulit kemerahan dan gatal-gatal. Hindari saat wajah sedang mengalami jerawat yang meradang karna bahan ini bdapat  memicu iritasi pada kulit wajah. 

6. Minyak Kelapa


Minyak pada produk kecantikan kini banyak ditemukan dan sedang populer saat ini. Face oil memang dipercaya bisa melembabkan dan menutrisi kulit seperti minyak Lavender, rosemary, jojoba, dan minyak tea tree. Minyak ini masih dalam aman digunakan saat kulit berjerawat.  
Namun ada face oil yang tidak disarankan digunakan pada saat kulit berjerawat yaitu minyak kelapa karena sifatnya yang komedogenik yang menyumbat pori-pori wajah. Jadi lebih baik untj menghindari penggunaan kosmetik yang berbahan minyak kelapa saat wajah kamu sedang berjerawat 

7. Silikon


Silikon (Silicone) adalah artificial polymer, yaitu bahan kimia buatan manusia yang dibuat dari silicon, carbon, hydrogen, dan oxygen. silikon juga dapat mengisi celah maupun kerak-kerak, termasuk keriput pada kulit dan membentuk lapisan segel di atas kulit sehingga menghasilkan tampilan kulit yang lembut, halus
Umumnya, kandungan silikon akan memiliki nama bahan dengan akhiran –cone. Contohnya Dimethicone, Methicone, Trimethicone, Cyclomethicone, Amodimethicone, Trimethylsilylamodimethicone.  Anda juga bisa mengecek nama bahan dengan akhiran –siloxane, seperti Cyclopentasiloxane atau Polydimethylsiloxane. Nah, selain nama bahan dengan kedua akhiran diatas, nama lainnya, seperti Dimethiconol, C10-30 Alkyl acrylate crosspolymer, VP / VA Copolymer, Polybutene, serta Polyisobutene. 
Perlu untuk mengetahui produk kecantikanmu apakah mengandung silikon atau tidak karna dibalik manfaatnya yang baik saat mencover wajah ternyata untuk kulit yang sensitif saat berjerawat bukanlah pilihan karna silikone mencegah kulit bernafas dan dapat menyumbat pori-pori yang akhirnya dapat menyebabkan munculnya jerawat. 

8. Paraben


Paraben merupakan sejenis pengawet yang digunakan dalam berbagai macam perawatan tubuh untuk menghindari jamur dan bakteri. Walaupun sudah di klaim aman dalam dunia farmasi untuk dicampurkan pada kosmetik dan perawatan kulit namun paraben ini mampu mempengaruhi hormon sehingga memicu timbulnya jerawat. 
Untuk meminimalisir pertumbuhan jerawat alangkah baiknya untuk menjauhkan produk paraben dari skincare kamu.  

Nahh itulah beberapa bahan-bahan kosmetik yang kerap terabaikan oleh konsumen, berbagai indikassi, efek samping  penggunaan bahan tersebut.  Walaupun sudah teruji aman dalam sebuah produk.  Tapi bukankah tidak lebih buruk ketika menjadi konsumen yang smart dalam memiliih produk untuk menghindari pertumbuhan jerawat yang semakin parah.  Semoga bermanfaat.  


Share:

Mengenai Perawatan Wajah, Kecantikan dan Kesehatan